0


Tips Memilih Jasa Penyewaan Truk Terpercaya di Indonesia Untuk mengangkut barang dan perabot rumah tangga saat pindah rumah, kita butuh armada pengangkut berkapasitas besar. Artinya dapat mengangkut barang sebanyak-banyaknya atau bila perlu sekali angkut dalam jumlah besar. Untuk membuat proses pengangkutan barang lebih praktis tentu kita membutuhkan jasa sewa truk yang handal. Dengan kata lain sebuah jasa persewaan truk yang profesional dari segala aspek, baik pelayanan, fasilitas armada yang lolos uji, dan driver yang berpengalaman. Ketiga aspek tersebut sangat penting mengingat semua berkaitan dengan keselamatan barang yang kita kirim. Tentu sangat beresiko jika kita salah memilih jasa sewa truk yang minim pengalaman terutama dalam melayani penyewa.

Jasa sewa truk bisa jadi berada dibawah naungan sebuah perusahaan jasa ekpedisi tertentu. Jadi dalam hal ini pengalaman seorang driver dalam mengantarkan barang mutlak dibutuhkan. Pengalaman yang dimaksud mencakup lisensi mengemudi (SIM), pengalaman mengemudikan truk (termasuk dump truk dan truk Fuso), dan yang tak kalah penting menguasai medan. Jasa sewa mobil truk juga harus pandai memperhitungkan harga sewa dengan cara melakukan perbandingan dengan perusahaan jasa lain sehingga tidak terlalu memberatkan pihak penyewa. Harga adalah hal yang sensitif bagi konsumen, jadi jika ada selisih harga yang cukup signifikan dengan perusahaan jasa lain tentu konsumen lebih memilih jasa yang lebih murah.

Tips Menyewa Mobil Truk

Bagi pengguna jasa sewa truk pelayanan yang memuaskan merupakan hal terpenting, bahkan mungkin lebih penting dibanding harga yang murah. Mereka lebih memprioritaskan keamanan barang yang diangkut, sementara murah atau mahalnya tarif itu masalah nanti. Ada beberapa hal yang perlu dicermati oleh konsumen terkait sewa truk untuk kebutuhan pindahan atau lainnya. Intinya ada tips khusus agar tidak salah memilih jasa persewaan truk, seperti yang kami rangkum berikut ini:

1. Sesuaikan dengan Barang yang diangkut

Sebuah perusahaan jasa sewa truk pasti menyediakan puluhan armada truk dengan berbagai ukuran. Artinya setiap unit truk memiliki kapasitas angkut berbeda. Oleh sebab itu jika meyewa truk untuk kepentingan apapun sebaiknya kita sesuaikan dulu kapasitas truk dengan volume barang yang akan kita angkut. Dengan kata lain jika barang jumlahnya tidak terlalu banyak kita cukup menyewa truk ukuran kecil atau standar, demikian juga sebaliknya. Perlu diketahui semakin besar jenis truk yang kita sewa, semakin besar harga sewa yang harus kita keluarkan.
2. Kendaraan Layak Jalan

Sebuah kendaraan apalagi kendaraan yang disewakan wajib mengantongi surat kelayakan operasional atau lolos uji kir. Hal ini penting kita perhatikan agar selama dalam perjalanan barang yang diangkut tetap aman. Uji kelayakan yang dimaksud mencakup uji kondisi mesin, kondisi ban, rem, dll. Tentu kita tidak mau ambil resiko apabila truk yang kita sewa tiba-tiba mogok karena mesin yang tidak normal atau mengalami ban pecah yang justru membahayakan keselamatan.

3. Lisensi Perusahaan

Jika jasa sewa truk bernaung dibawah perusahaan jasa ekspedisi (bukan milik perseorangan) maka kita harus memastikan perusahaan tersebut berlisensi atau memiliki surat izin usaha. Sebuah perusahaan ekspedisi ternama pasti sudah sudah mengantongi surat izin usaha sebagai bukti profesionalitas mereka dalam melayani kebutuhan pelanggan.

Mencari jasa sewa truk Jakarta yang profesional, berlisensi, dan berpengalaman sebenarnya Anda tidak perlu kemana-mana. Anda cukup menghubungi kami Tips Memilih Jasa Penyewaan Truk Terpercaya di Indonesia dan masalah Anda terkait pengangkutan barang untuk pindahan akan terselesaikan dengan cepat, mudah, dan murah.

Dikirim pada 15 Februari 2017 di Uncategories
04 Feb


Sejarah Tas Tas sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dengan mode dan fashion (pakaian). Kebanyakan orang yang gemar berpakaian sesuai mode, selalu menyertakan tas dalam penampilannya. Sebenarnya, berbagai jenis/model tas yang kita kenal saat ini berasal dari tas tangan (handbag) yang sering dipakai oleh orang-orang pada waktu dulu. Namun tas baru terkenal kira-kira setelah Perang Dunia Kedua, dimana saat itu terdapat banyak iklan di majalah-majalah untuk memperkenalkan tas dengan berbagai model dan gaya. Dengan adanya iklan-iklan tersebut, tas menjadi populer dan banyak orang yang menggemarinya.


Sejarah Awal Mula Adanya tas Di Dunia


Pada saat itu, pabrik tas yang dibuat masih berasal dari bahan yang sederhana seperti vinyl, kain, dan bahan kulit sintetis. Untuk menjaga kekurangan bahan kulit, maka lebih dari 60% bahan yang digunakan adalah imitasi atau tiruan. Jika bahan asli kulit tidak tersedia lagi, kulit imitasi bisa menjadi alternatif lain. Selain bahan-bahan tas tersebut, kertas tebal juga telah digunakan dalam pembuatan tas. Hal ini bisa dilihat dari kehidupan orang Cina pada zaman Dinasti Tang, yang biasa menggunakan tas dari kertas (paperbag) untuk menyimpan teh maupun membawa dan menyimpan barang lainnya.

Selain pabrik tas jogja kertas yang digunakan oleh bangsa Cina pada zaman dulu, tas pertama kali dikenal oleh masyarakat dunia sebagai pembungkus roti. Lalu tas yang terbuat dari bahan plastik mulai beredar dipasaran lebih dari 25 sampai 35 persen. Seiring dengan berkembangnya zaman, plastik dikenalkan ke supermarket sebagai alternatif pengganti kantong kertas.

Sejak zaman dulu, pabrik tas sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dengan mode dan fashion (pakaian). Kebanyakan orang yang gemar berpakaian sesuai mode, selalu menyertakan tas dalam penampilannya. Sebenarnya, berbagai jenis/model Konveksi Tas yang kita kenal saat ini berasal dari tas tangan (handbag) yang sering dipakai oleh orang-orang pada waktu dulu.

Salah satu benda fashion yang tidak pernah bisa jauh dari wanita adalah tas. Benda yang satu ini tidak luput dari serbuan para kaum wanita, dan kalau sudah begini, sepertinya harga tidak menjadi satu masalah yang berarti lagi. Terbukti dengan koleksi pabrik tas jogja dari merk-merk terkenal dengan harga-harga selangit, tetap saja laris manis diserbu para penggemarnya. Dan yang lebih menariknya lagi, tas juga bisa menjadi simbol status sosial seseorang. Baik pria maupun wanita.

Tapi, apakah Anda pernah berpikir tentang asal usul dari sebuah pabrik tas tangan atau yang lebih dikenal dengan istilah asingnya yaitu handbag? Handbag telah menjadi benda penting dalam kehidupan sehari-hari, ini dimulai sejak orang telah memilik benda-benda berharga yang harus selalu dibawa kemanapun. Penjelasan pertama kali tentang hal ini ada pada abad ke-14, walaupun dalam tulisan Mesir kuno disebutkan bahwa orang-orang Mesir zaman itu telah memakai tas pinggang kemanapun mereka pergi. Tas pinggang juga digunakan sebagai sabuk yang dipakai sangat kencang di pinggang mereka. Sulaman dan perhiasan yang terdapat di sebuah tas, akan menunjukkan status sosial dari si pemakai, karena menunjukkan semakin sulitnya proses pembuatan tas tersebut.

Di abad ke-16, handbag diciptakan lebih praktis untuk penggunaan sehari-hari. Materialnya dibuat dari bahan kulit dengan kancing pengikat di atasnya. Selama masa ini, traveling bag dibuat dengan bentuk yang lebih besar dan digunakan oleh para travelers dengan cara membawanya dalam posisi menyilang di badan. Sedangkan di abad ke-17 perkembangannya sudah lebih bervariasi, hingga pria maupun wanita yang fashionable akan membawa tas kecil dengan model yang semakin beragam di setiap kesempatan. Para wanita muda mulai membuat sulaman-sulaman, yang juga sangat dibutuhkan ketika mereka menikah, hingga semakin banyak hasil kerajinan tangan yang sangat cantik dan unik yang diaplikasikan pada tas.

Tren busana neo-classical menjadi sangat populer pada abad ke-18, dengan model-model pakaian yang lebih terbuka untuk para wanita. Sehingga, penggunaan tas kecil atau istilah asingnya purse akan merusak tema dari busana neo classical ini. Oleh karena itu, para wanita yang sadar gaya mulai untuk membawa tas tangan mereka. Wanita memiliki jenis tas yang berbeda-beda untuk setiap aktivitas, dan hal ini diperkuat dengan penjelasan-penjelasan dari majalah wanita yang menjelaskan tentang hal ini. Tapi, dari semua jenis tas yang dimiliki oleh wanita, ada satu kesamaannya, di dalamnya biasa ditemukan benda-benda seperti lipstick, bedak, kipas tangan, parfum, dompet, dll.

Penggunaan “handbag” pertama kali hadir di awal tahun 1900-an, dan awalnya istilah ini digunakan untuk travelling bag yang dibawa dengan cara dijinjing dan biasanya dibawa oleh pria. Ini adalah inspirasi untuk tas yang akhirnya sangat populer di kalangan wanita, lengkap dengan kancingnya yang sedikit rumit, dan juga kunci. Tahun 1920-an menunjukkan sebuah revolusi dalam dunia fashion, dimana tas tidak lagi harus selalu sesuai dengan busana yang dipakai.

Sementara, tahun 1940-an menunjukkan sebuah kesederhanaan dalam berbusana, termasuk urusan handbag. Tahun 50-an designer menunjukkan sebuah peningkatan yang sangat penting, termasuk Chanel, Louis Vuitton dan juga Hermes. Dan tahun 60-an menunjukkan perubahan dari gaya klasik menuju ke gaya yang lebih anak muda. Terlebih di era Digital sekarang modis tas lebih banyak di perhatikan. Bagi sebagian wanita tas sepertinya sudah menjadi bagian dari kebutuhan sehari-hari. Bagi anda yang merasa wanita bisa baca Cara Memilih Tas Wanita yang Bagus dan Awet.

Dikirim pada 04 Februari 2017 di Uncategories
Awal « 1 » Akhir
Profile

“ Haji/Hajjah areaseoku ini masih belum mau dikenal orang, mungkin masih malu. “ More About me

Page
Categories
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 27.910 kali


connect with ABATASA