0


Tips Packing Pindahan Rumah-Tidak sedikit orang yang mengalami seperti saya berpindah-pindah kota karena relokasi pekerjaan suami. Otomatis kalo pindah kota ya pasti kita pindah rumah. Sejak tahun 2010-2014 ini kami sudah pindah ke 3 kota mulai dari Bandung-Tasikmalaya-Subang-Tasikmalaya. Kalo dipikir ribet ya ribet tapi percayalah kalo kita melihat dari sisi baik pasti kita akan dapet sisi positif nya juga.

Yang pertama dipikirkan saat akan pindahan rumah adalah ngepak barang yang pasti ga sedikit apalagi bagi yang punya anak pasti barang nya lebih banyak. Nah dipostingan kali ini saya akan memberikan beberapa Tips Memilih Jasa Pindah Di Jakarta untuk ngepak barang supaya barang-barang ga rusak dan tumpukan barang juga rapi, terus yang pasti pada saat kita beres-beres dirumah baru nya kita ga terlalu cape tapi justru cenderung mudah.

Sesuai pengalaman saya ,tips ini sangat berguna sekali dalam kepindahan rumah terutama pindah nya beda kota, kalau pun pindah rumah nya masih di kota yang sama juga tips ini bisa digunakan. Karena saya pernah menyaksikan sendiri waktu kakak perempuan saya pindahan rumah dengan cara asal bawa dan pindahin barang…waduuuh >,< rumah baru yang tadinya sudah bersih waktu kosong berubah jadi acak-acakan…tumpuk-tumpukan barang, beres-beres rumah jadi ekstra cape, padahal dibantu sama banyak orang…malahan 2 hari ga beres-beres deh itu pindahan.

Sementara Kiat Hemat Saat Pindah Rumah buat saya jadi lebih enteng, saya hanya dibantu seorang pembantu dalam ngepak ,kalau ngangkut barang ke dan dari truk kan biasanya sama orang truk yang kita sewa. Pekerjaan suami juga tidak terganggu karena harus bantu-bantu saya ngepak. Dan yang pasti saya orang nya ga betah kalau rumah kotor apalagi acak-acakan. Nah dengan tips ngepak barang ini tidak membuat rumah saya acak-acakan. Yang pasti saat sampai dirumah baru pun proses pembongkaran barang pun tetap rapi dan lebih cepat.

Yuuuk kita mulai… apa aja tips-tips STRATEGI PINDAH RUMAH nya dan dari mana mulai nya :

Siapkan kardus-kardus besar, saya sendiri sengaja beli..pada saat beli kardus kosong bekas carilah kardus yang masih bagus alias ga banyak sobekan kalo saya kebetulan dapet kardus-kardus bekas kursi kantor yang tinggi nya 1 meter lebih dan lebar nya 1meter, saya beli 10 kardus waktu itu.
Biasakan sebelum pindahan rumah kita sudah mencuci barang-barang yang akan di pak diantaranya adalah bedcover,gorden,karpet-karpet bulu, bantal-bantal, dan guling. Setelah dicuci dan kering biarkan dibungkus pelastik meskipun akan di pak ke dalam kardus.
Pada saat mulai ngepak siapkan lakban agar barang dan kardus nya terbungkus rapi dan hindari ngepak barang melebihi kapasitas batas tutup nya kardus supaya lebih mudah di tata dan ditumpuk di dalam truk angkutan.
Pada saat sampai di rumah baru, bukalah lakban kardus dengan menggunakan pisau cutter supaya kardus tetap rapi dan masih bisa di simpan untuk jaga-jaga keperluan pindahan lagi. Jadi kalau pindahan lagi kita ga perlu beli banyak kardus lagi.
Ngepak barang-barang pindahan adalah ajang kita memilah dan memilih barang yang sudah tidak terpakai lagi jadi kita pindahan ke rumah baru udah ga bawa barang yang tidak terpakai alias tidak bawa sampah.
Termasuk baju-baju dan sepatu kalau memang sudah ada yang tidak terpakai lagi sebaiknya kita tinggalkan saja atau diberikan pada yang membutuhkan di lingkungan sekitar rumah.
Cicillah proses pengepakan barang dari seminggu sebelum kita pindah supaya lebih santai, mulai lah dari barang-barang yang ga dipakai setiap hari.
Ambil 1 buah kardus besar lakban dulu bawahnya supaya kuat kalau di angkat, biasanya saya mulai dari lemari buku, biasa nya dari lemari buku kita akan menemukan banyak koran,majalah,kertas catatan yang sudah tidak kita perlukan lagi, ini kesempatan kita untuk memilih mana yang sampah mana yang harta…hehehe.
Kalau kardus terlalu besar maka isi dengan barang lain sampe penuh kardus nya supaya ga ada ruang yang kosong di dalam kardus, setelah penuh kemudian tutup dan rekatkan tutup pakai lakban.
Setiap kardus yang sudah di isi penuh dan selesai di lakban tutupnya biasakan tulis di atas lakban nama barang di dalam nya misalnya: kardus 1 berisi buku tulis buku, kardus 2 berisi sepatu tulis sepatu, kardus 3 berisi mainan tulis mainan. Hal ini sangat berguna pada saat kita bongkar barang di rumah baru nanti.
Yang paling penting adalah elektronik dan pecah belah, pada saat di tata ke dalam kardus bungkuslah dulu tiap barang kalau pecah belah biasa nya tiap barang suka saya bungkus koran dulu. Kemudian tulis di atas kardus nya “pecah belah-jangan di banting”.
Barang-barang di setiap kamar yang bisa di pak dalam kardus usahakan jangan dipisah alias jadikan dalam satu kardus supaya pada saat bongkar kita fokus ga cape kesana-kesini berpikir barang ini disimpan dimana. Kemudian tulis di atas kardus “kamar utama” atau “kamar anak”.
Begitu seterus nya sampai yang tersisa hanya furniture besar dan elektronik besar seperti ranjang, sofa,mesin cuci, lemari es yang tentu nya barang-barang ini langsung masuk truk alias tidak kita pak dulu.
Pada saat menata dalam truk, yang harus pertama masuk adalah kardus-kardus yaa baru ditengah elektronik besar sekalian sepeda motor dan yang terakhir adalah furniture.
Penting di inget tentang furniture ,selama furniture yang bisa dibongkar kalau bisa lebih baik di bongkar dulu selain mengurangi space truk juga supaya furniture tidak rusak. Sebagai contoh saya meja makan , meja setrika. Kalaupun terpaksa karena sulit misal nya lemari baju, tidak apa-apa tidak dibongkar tapi di dalam truk bisa kita isi dengan galon-galon air(harus dikosongkan), tabung gas (harus dikosongkan),nakhas, kipas angin atau koper-koper baju jadi space nya tidak terbuang kosong dan memuat lebih banyak barang juga kan.
Untuk kaca….jujur saja karena barang-barang saya hanya ada 3 macam barang yang punya kaca yaitu meja makan, meja tamu, dan meja rias. Untuk meja rias karena sudah menempel dalam lemari nya jadi saya hanya menutup kaca oleh kardus agak tebal supaya aman di dalam truk. Nah untuk meja makan dan meja tamu…kebetulan saya ada kasur anak yang 2 tumpuk (di dorong) jadi di dalam truk nya saya simpan di atas kasur dorong yang bawah dan sebelum nya kaca tersebut sudah saya bungkus pake busa matras. Alhamdulillah…aman selama di perjalanan.
Setelah sampai di tempat tujuan yaitu rumah baru kan otomatis yang turun duluan adalah furniture, nah mintalah sama yang ngangkut furniture itu di letakan langsung di tempat yang memang kita akan menyimpan nya di situ, misalnya: sofa tamu minta disimpan langsung di ruang tamu, lemari dan ranjang serta kasur nya langsung minta diletakan di kamar, begitu juga dengan lemari es dan mesin cuci minta langsung disimpan di tempat yang kita akan simpan.
Untuk kardus-kardus yang berisi barang-barang kecil juga sama mintalah langsung disimpan di ruangan nya, misalnya kardus dengan tulisan perkakas dapur mintalah langsung simpan ke dapur, kardus buku-buku di ruang keluarga, kardus yang tulisan kamar utama ke kamar utama, pecah belah langsung ke dapur …begitu seterusnya. Inilah gunanya kita tulisin nama barang nya di atas kardus. Tujuan nya supaya kita ga terlalu cape dan rumah juga tidak terlalu acak-acakan bahkan cenderung tetap rapi dan pekerjaan kita pada saat membereskan barang-barang tersebut jadi lebih cepat.
Bongkarlah koper-koper baju yang paling terakhir malah kalau bisa setelah kita selesai beres-beres barang-barang yang lain,setelah menyapu lantai dan mengepel nya bahkan kalau saya setelah saya mandi supaya baju-baju tetap rapi bebas debu pindahan.
Untuk surat-surat berharga dan perhiasan jangan pernah anda masukan ke dalam kardus-kardus yang akan diangkut truk tapi masukan ke dalam tas yang memang akan anda pegang selama perjalanan anda menuju rumah baru. Jadi maksudnya kalau barang-barang berharga sebaiknya tetap bersama anda demi keselamatan nya.

Sekian Tips Memilih Jasa Pindah Di Jakarta dari saya semoga bisa membantu anda yang akan melakukan pindahan rumah. Jadikan pindahan anda menjadi pindahan yang menyenangkan dengan tips dari saya ini.


Dikirim pada 04 Maret 2016 di Uncategories


HIT Obat Nyamuk-Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) telah dikenal di Indonesia sebagai penyakit yang endemis terutama bagi anak-anak. Di Indonesia DBD timbul sebagai wabah untuk pertama kalinya di Surabaya pada tahun 1968. Sampai saat ini DBD dilaporkan dari 26 propinsi dan telah menyebar dari daerah perkotaan ke daerah pedesaan dan selama tahun 1974 sampai 1982 dilaporkan sebanyak 3500-7800 kasus dengan Case Fatality Rate 3.9%. Penyebab penyakit ini ialah virus Dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegepty sebagai faktor utama, disamping nyamuk Aedes albopictus.

Cara Mencegah dan Membasmi Nyamuk Aedes Aegypti Wabah penyakit demam berdarah yang sering terjadi di berbagai daerah di Indonesia di beberapa tahun yang lalu perlu mendapat perhatian. Begitu pula vektor Aedes aegepty yang terdapat baik di daerah pedesaan maupun perkotaan memberi risiko timbulnya wabah penyakit di masa akan datang. Untuk mengatasi masalah penyakit demam berdarah di Indonesia telah puluhan tahun dilakukan berbagai upaya pemberantasan vektor, tetapi hasilnya belum optimal. Kejadian luar biasa (KLB) masih sering terjadi secara teoritis ada empat cara untuk memutuskan rantai penularan DBD ialah melenyapkan virus, isolasi penderita, mencegah gigitan nyamuk (vektor) dan penggalian vektor. Untuk pengendalian vektor dilakukan dengan dua cara yaitu dengan cara kimia dan pengelolaan lingkungan, salah satunya dengan cara pemberantasan sarang nyamuk (PSN) HIT Obat Nyamuk.


Demam Berdarah Dengue

1. Definisi Demam Berdarah Dengue

Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit infeksi yang akut yang disebabkan oleh virus dengue dan disebarkan oleh nyamuk yaitu nyamuk Aedes aegypti betina.

2. Penyebab Demam Berdarah Dengue

Penyakit DBD disebabkan oleh Virus Dengue dengan tipe DEN 1, DEN 2, DEN 3 dan DEN 4. Virus tersebut termausk dalam group B Arthropod borne viruses (ARBOVIRUSES). Keempat virus tersebut telah ditemukan di berbagai daerah di Indonesia antara lain Jakarta dan Yogyakarta. Virus yang banyak berkembang di masyarakat adalah virus dengue dengan tipe satu dan tiga.

3. Gejala

Gejala pada penyakit demam berdarah diawali dengan:

Demam tinggi yang mendadak 2-7 hari (38oC – 40oC).
Manifestasi pendarahan, dengan bentuk: uji tourniquet positif puspura pendarahan, konjungtiva, epitaksis, melena, dsb.
Hepatomegali (pembesaran hati)
Syok, tekanan nadi menurun menjadi 20 mmHg atau kurang, tekanan sitolik sampai 80 mmHg atau lebih rendah.
Trombositopeni, pada hari ke 3-7 ditemukan penurunan trombosit sampai 100.000/mm.
Hemokonsentrasi, meningkatnya nilai hematokrit.
Gejala-gejala klinik lainnya yang dapat menyertai: anoreksia, lemah, mual-mual, muntah, sakit perut, diare, kejang, dan sakit kepala.
Pendarahan pada hidung dan gusi.
Rasa sakit pada otot dan persendian, timbul bintik-bintik merah pada kulit akibat pecahnya pembuluh darah.
4. Masa Inkubasi

Masa inkubasi terjadi selama 4-6 hari.

5. Penularan

Penularan DBD terjadi melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti / Aedes albopictus betina yang pada sebelumnya telah membawa virus dalam tubuhnya dari penderita demam berdarah lain. Nyamuk aedes aegypti berasaldari Brasil dan Etiopia, dan sering menggigit manusia pada waktu pagi dan siang.

Orang yang berisiko terkena demam berdarah adalah anak-anak yang berusia dibawah 15 tahun, dan sebagian besar inggal di lingkungan lembab, serta daerah pinggiran kumuh. Penyakit DBD sering terjadi di daerah tropis, dan muncul pada musim penghujan. Virus ini kemungkinan muncul akibat pengaruh musim atau alam serta perilaku manusia.

6. Penyebaran

Kasus penyakit ini pertama kali ditemukan di Manila, Filipina pada tahun 1953. Kasus di Indonesia pertama kali dilaporkan terjadi di Surabaya dan Jakarta dengan jumlah kematian sebanyak 24 orang. Beberapa tahun kemudian penyakit ini menyebar ke beberapa propinsi si Indonesia, dengan jumlah kasus sebagai berikut:

Tahun 1996 : Jumlah kasus 45.548 orang, dengan jumlah kematian sebanyak 1.234 orang.
Tahun 1998 : Jumlah kasus 72.133 orang, dengan jumlah kematian sebanyak 1.414 orang (terjadi ledakan).
Tahun 1999 : Jumlah kasus 21.134 orang.
Tahun 2000 : Jumlah kasus 33.443 orang.
Tahun 2001 : Jumlah kasus 45.904 orang.
Tahun 2002 : Jumlah kasus 40.377 orang.
Tahun 2003 : Jumlah kasus 50.131 orang.
Tahun 2004 : sampai tanggal 5 Maret 2004 jumlah kasus sudah mencapai 26.015 orang, dengan jumlah kematian sebanyak 389 orang.
Pencegahan Demam Berdarah Dengue

Cara Mengusir Nyamuk Pencegahan penyakit DBD sangat tergantung pada pengendalian vektornya, yaitu nyamuk aides aegypti. Pengendalian nyamuk tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa metode yang tepat baik secara lingkungan, biologis maupun secara kimiawi yaitu:

1. Lingkungan

Metode lingkungan untuk mengendalikan nyamuk tersebut antara lain dengan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), pengelolaan sampah padat, modifikasi tempat perkembangbiakan nyamuk hasil samping kegiatan manusia, dan perbaikan desain rumah.

PSN pada dasarnya merupakan pemberantasan jentik atau mencegah agar nyamuk tidak berkembang tidak dapat berkembang biak. Pada dasarnya PNS ini dapat dilakukan dengan:

Menguras bak mandi dan tempat-tempat penampungan air sekurang-kurangnya seminggu sekali,. Ini dilakukan atas dasar pertimbangan bahwa perkembangan telur agar berkembang menjadi nyamuk adalah 7-10 hari.
Menutup rapat tempat penampungan air seperti tempayan, drum, dan tempat air lain dengan tujuan agar nyamuk tidak dapat bertelur pada tempat-tempat tersebut.
Mengganti air pada vas bunga dan tempat minum burung setidaknya seminggu sekali.
Membersihkan pekarangan dan halaman rumah dari barang-barang bekas terutama yang berpotensi menjadi tempat berkembangnya jentik-jentik nyamuk, seperti sampah kaleng, botol pecah, dan ember plastik.
Munutup lubang-lubang pada pohon terutama pohon bambu dengan menggunakan tanah.
Membersihkan air yang tergenang di atap rumah serta membersihkan salurannya kembali jika salurannya tersumbat oleh sampah-sampah dari daun.
2. Biologis

Pengendalian secara biologis adalah pengandalian perkambangan nyamuk dan jentiknya dengan menggunakan hewan atau tumbuhan. seperti memelihara ikan cupang pada kolam atau menambahkannya dengan bakteri Bt H-14

3. Kimiawi

Pengendalian secara kimiawi merupakan cara pengandalian serta pembasmian nyamuk serta jentiknya dengan menggunakan bahan-bahan kimia. Cara pengendalian ini antara lain dengan:

Pengasapan/fogging dengan menggunakan malathion dan fenthion yang berguna untuk mengurangi kemungkinan penularan Aides aegypti sampai batas tertentu.
Memberikan bubuk abate (temephos) pada tempat-tempat penampungan air seperti gentong air, vas bunga, kolam dan lain-lain.
Cara yang paling mudah namun efektif dalam mencegah penyakit DBD adalah dengan mengkombinasikan cara-cara diatas yang sering kita sebut dengan istilah 3M plus yaitu dengan menutup tempat penampungan air, menguras bak mandi dan tempat penampungan air sekurang-kurangnya seminggu sekali serta menimbun sampah-sampah dan lubang-lubang pohon yang berpotensi sebagai tempat perkembangan jentik-jentik nyamuk. Selain itu juga dapat dilakukan dengan melakukan tindakan plus seperti memelihara ikan pemakan jentik-jentik nyamuk, menur larvasida, menggunakan kelambu saat tidur, memasang kelabu, menyemprot dengan insektisida, menggunakan repellent, memasang obat nyamuk, memeriksa jentik nyamuk secara berkala serta tindakan lain yang sesuai dengan kondisi setempat.
Pemberantasan Sarang Nyamuk

PSN merupakan tindakan untuk memutus mata rantai perkembangan nyamuk. Tindakan PSN terdiri atas beberapa kegiatan antara lain:

1. 3 M

3M adalah tindakan yang dilakukan secara teratur untuk memberantas jentik dan menghindari gigitan nyamuk Demam Berdarah dengan cara:

Menguras:
Menguras tempat-tempat penampungan air seperti bak mandi, tempayan, ember, vas bunga, tempat minum burung dan lain-lain seminggu sekali.

Menutup:
Menutup rapat semua tempat penampungan air seperti ember, gentong, drum, dan lain-lain.

Mengubur:
Mengubur semua barang-barang bekas yang ada di sekitar rumah yang dapat menampung air hujan.

2. Memelihara ikan pemakan jentik-jentik nyamuk

3. Cegah gigitan nyamuk dengan cara:

Membunuh jentik nyamuk Demam Berdarah di tempat air yang sulit dikuras atau sulit air dengan menaburkan bubuk temephos (abate) atau altosoid 2-3 bulan sekali dengan takaran 1 gram abate untuk 10 liter air atau 2,5 gram altosoid untuk 100 liter air. Abate dapat di peroleh/dibeli di Puskesmas atau di apotek.

Mengusir nyamuk dengan obat anti nyamuk.
Mencegah gigitan nyamuk dengan memakai obat nyamuk gosok.
Memasang kawat kasa di jendela dan di ventilasi
Tidak membiasakan menggantung pakaian di dalam kamar.
Gunakan sarung kelambu waktu tidur.

Dikirim pada 04 Maret 2016 di Uncategories
Awal « 1 » Akhir
Profile

“ Haji/Hajjah areaseoku ini masih belum mau dikenal orang, mungkin masih malu. “ More About me

Page
Categories
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 27.919 kali


connect with ABATASA